Puisi Ramadhan

Tulisan Terbaru

Tampilkan postingan dengan label Puisi Persahabatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi Persahabatan. Tampilkan semua postingan
Senin, 27 Juli 2015
Puisi Untuk Teman Sekolah Baruku

Puisi Untuk Teman Sekolah Baruku

Puisi Untuk Teman Sekolah Baruku
Sekolah sudah mulai masuk , buat anak yang baru masuk kelas tentu mengalami perubahan setruktur pertemanan , entah itu pindah kelas atau pindah sekolahan untuk melanjutkan ke jenjang atasnya . Begitulah kehidupan , hilang tumbuh berganti . Satu sisi kita harus berpisah dengan kakak kelas yang sudah lulus , sisi lain kita juga menerima adik kelas yang baru . Bagi kakak yang lulus mudah-mudahan tercapai cita-citanya dan bagi adik-adik kelas yang masuk , moga semangat belajarnya dan sukses sampai tamat sekolahnya .

Tak apa , mungkin sehari dua hari kita terasa asing , karena kita memang baru bertemu di sini . Tapi percayalah seiring waktu berjalan nanti kita bisa saling mengenal . Yang awalnya malu malu , sekarang mau mau, yang awalnya jaim nanti kalau sudah akrab juga bisa becanda biasa . Untuk mengungkapkan rasa bingung atas pertemanan yang baru ini , saya tulis sebuah puisi singkat , semoga bermanfaat .

Aku memang belum mengenalmu dengan baik .
Pertama bertemu memang aku tak mau tahu.
Tentang dirimu yang tak kumengerti ,
dengan segala sikap diam seribu bahasamu.

Tetapi semakin lama waktu berlalu ,
semakin hari , semakin berubah .
Kini aku sudah mengenalmu ,
kini aku dapat melihat senyum manismu.
 Melihatmu berjalan tertawa bersama temanmu.
Berbagi berbagai canda dan duka bersama .

Tetapi , kini kau dirundung kesedihan.
MASALAH MEMANG AKAN DATANG SILIH BERGANTI !
JANGANLAH MEMUTUSKAN SEMANGATMU !
BANGKITLAH , tegakkan badan dan lihatlah
banyak orang yang selalu mendukungmu !
Banyak orang yang akan membantumu !
Kau adalah orang yang sangat beruntung kawan :)
TUHAN sudah menyiapkan jalan untukmu
Jalan yang terjal dan curam
Dan diakhir jalan itu , kau kan temui kebahagiaan.

Teruntuk temanku yang mungkin ada permasalahan pribadi saat akan memasuki sekolah baru , entah itu karena tidak sesuai dengan yang di harapkan , atau karena faktor biaya dan lain sebagainya . Intinya tak semua teman kita sampai sekolah ini tanpa ada masalah . Mudah-mudahan puisi ini bisa menghibur.
Jumat, 08 Mei 2015
Puisi Persahabatan

Puisi Persahabatan

Salah satu harta terbesar dalam hidup adalah persahabatan . Teman setia yang selalu ada untuk kita di saat kita sedang down, mereka tidak segan untuk membantu kita  untuk menjauhi kesalahan dan dan melakukan sesutau yang terbaik . Teman seperti ini susah di dapatkan, teman yang menawarkan persahabatan seumur hidup.

 Teman biasa tak cukup memberikan kasih sayangnya, Banyak sekali persahabtan yang di rusak oleh penghianatan , meninggalkan luka yang mendalam.  Puisi ini terinspirasi dari suka cita yang muncul sebab pershabatan , entah itu rasa sakit yang timbul sebab persahabatan yang gagal .

" SAHABAT SEJATI "
Sahabat sejati adalah dia
Seorang yang tertawa dan menangis dengn inspirasi
Meminjamkan tang untuk membantu
Meskipun persahabatan mungkin tak selamanya
Dan tidak mungkin berakhir bersama
Tapi kenangan persahabatan sejati
Akan terkenang selamanya

Sahabat bukanlah Bayangan atau pembantu
Tetapi orang yang memegang sepotong hatinya
Untuk kita
Seseorang yang berbagi senyum
Seseorang yang mencerahkan hati kita

" TIDAK ADA MANTAN SAHABAT "

Sahabat...
Kau selalu menemaniku
Di saat suka maupun duka
Kau ibarat matahari menyinari bumi
Kaulah jiwa dan ragaku

Sahabat...
Aku berfikir jika kita tak bersama lagi
Jika tuhan bisa aku ajak bicara
Aku pasti bicara
"Oh tuhan , jika kau ambil nyawa sahabatku, ambilah juga nyawaku"
Jika di perintahkan untuk memilih
Pasti aku memilih sahabat
daripada seorang kekasih
Sahabat
Aku beraharap kita tiak akan berpisah lagi .

Rabu, 20 Agustus 2014
Puisi Persahabatan Singkat

Puisi Persahabatan Singkat

Puisi Persahabatan Singkat
Inilah puisi persahabatan yang singkat , terkadang untuk mengungkapkan sesuatu itu tak perlu menggunakan kata kata panjang dan lebar , cukup dengan kata singkat tapi mengena dan tulus dari dalam hati , mungkin itu lebih bisa di rasakan , dari pada panjang lebar dan bertele tele tapi penuh kemunafikan .

Halo... sahabatku...
Bagaimana kabarmu...
Ku berharap baik baik saja..
Hiks...

Semalam ku bermimpi bertemu kamu
Dalam mimpi itu kamu jatuh sakit
Parah... sekali...
Ku pikir kamu akan meninggal dunia...

Saat aku lihat itu
Aku berusaha menolongmu...
Sebisaku semampuku...
Tapi sayang semuany sia sia belaka

Sahabat ...
Jika ada masalah segeralah bercerita
Percayalah aku siap dengarkan dirimu
Dengar kisah keluh dan kesahmu...

Bagiku... kau adalah aku
Mudah mudahan kau begitu...
Sahabat ... baik baiklah kamu
Di sini aku selalu berdoa untukmu .

Abdul Aziz
Karto Harjo 20/08/2014

Puisi Untuk Sahabat Penjara Suci

Puisi Untuk Sahabat Penjara Suci

Puisi Untuk Sahabat Penjara Suci
Mengenang masa lalu bersama sahabat , saat-saat senang dan susah menjalani hidup pada masa itu , tawa dan air mata dalam menghadapi masalah yang tentunya sangat berat sekali saat itu . Usia yang masih kecil , kedewasaan yang kurang , sementara masalah yang di hadapi ternyata masalah-masalah yang harus di hadapi hingga sekarang .
Lantai berdebu di ruang 2 x 5 Meter persegi .
Tak ada tikar tak ada kasur
Almari baju dan rak buku asal jadi
Plafon bambu warna putih batu kapur .

Di sini kita pernah bersama
Satu ruang satu lampu
Jauh dari sanak keluarga
Dan tak ada ikatan darah

Penjara suci ini jadi saksi
Bahwa kita pernah berjuang...
Berjuang melawan kebodohan
Berjuang melawan kegelapan

Sahabat....
Sekarang kita sudah dewasa
Dan kembali ke daerah asal kita
Kita tak lagi bersama sama...

Mungkin kau sudah bahagia
Punya anak istri dan keluarga
Ilmu yang kau dapatpun bermanfaat untuk sesama
Sahabat , hanya doa yang bisa menyambung hati

Untuk bertemu rasanya tak mungkin lagi
Sudah punya kesibukan dan tanggung jawab sendiri
Kita tak bisa lagi menanak nasi bersama
Minum kopi bersama, canda tawa sambil menunggu nasi mateng

Sahabat... mudah mudahan baik baik saja... amin....

Breaking News
Loading...
Kirim Puisi
Press Esc to close
Copyright © 2013 Puisina.Com All Right Reserved