Jumat, 03 April 2015

Cerpen Ciuman Pertama Zaki Dan Nisa

Cerpen Ciuman Pertama Zaki Dan Nisa

Tak terasa waktu sudah menunjukan Pukul 21-31 , kegundahan hati nisa belum juga terobati , Seperti ada yang hilang , entah apa ? . Padahal...

Tak terasa waktu sudah menunjukan Pukul 21-31 , kegundahan hati nisa belum juga terobati , Seperti ada yang hilang , entah apa ? . Padahal hubungan mereka baik-baik saja , Zaki tetap menyapa Nisa seperti biasa , menggoda, menyapa dan ngobrol ringan ala kadarnya . Tak ada yang berubah dari zaki , tetap semangat dan antusias .

Nisa lebih tanpak lesu, sejak tadi sore bicaranya seperti mengambang , tidak seperti biasanya yang ceria dan menampakan kebahagiaan . Ada sesuatu yang di sembunyikan namun tak mungkin Nisa ungkapkan ke Zaki , Tapi hati nisa tak bisa di bohongi , saat zaki ceria seperti tak ada apa-apa , Nisa semakin teriris pingin menangis menahan rasa pedih sedih yang sulit di gambarkan . Semakin Zaki Ceria dan semangat , semakin perih luka itu menyayat , rasa apakah gerangan .

Waktu berjalan , Nisa coba tenangkan hati dan pikiran , sambil mengimbangi arah pembicaraan Zaki sebisanya semampunya hingga tepat pukul 21:31 , Zaki mohon pamit sebentar , ingin online di FB lewat Laptop karena Batrey Hpnya habis . Nisa yang dari tadi belum sempat menyampaikan perasaanya , terperanjat kaget , ingin menangis sejadi-jadinya , takut kehilangan kesempatan untuk menyangkutkan rasa pada zaki , Langsung masuk ke akun fbnya dan menunggu sambil manggil zaki , " Zaki... Zaki..." . Sementara Zaki , dengan tenang menyalahkan laptop , seperti tidak ada apa apa .

Nisa: Zaki.... ( gundah )
Nisa : Zaki...( gregetan )
Nisa : Zaki.... ( Tak sabar )
Zaki : Ini baru buka laptop nisa
Nisa : Oalah....( Lega , ternyata apa yang di kawatirkan nisa tak terbukti , Zaki betul-betul on lewat leptop , bukan mencari alasan untuk meninggalkan obrolan )
Zaki : Iya nisa ,  Aku ga tahu kenapa Hpku gampang lawbat ya nisa
Nisa : Y emang, kalau buat internetan data seluler/wifi dhidpkan biasanya cpt lemah
Zaki :kemarin tuh pamitan hp langsung mati , padahal hmmmm kangenya masih satu gunung hehehehe
Nisa : hahahahahaha ( Nisa tertawa sambil nahan air mata , kagum dan terharu lihat ketulusan Zaki dan kepolosanya )
Zaki : Cie yang di kangenin... ih senengnya
 Nisa semakin teriris , tapi kali ini bisa mengendalikan diri , dan sedikit punya keberanian dan bisa mengambil kesimpulan , Bahwa nisa benar benar jatuh cinta pada Zaki dan tak mau kehilangan , Nisa merasa menyesal saat Nisa bilang pada Zaki bahwa dia belum ingin pacaran karena ingin menggapai cita-cita . Tapi nisa juga tidak mau kehilangan Zaki yang bagaimanapun telah mewarnai hidupnya . Tapi Nisa tak berani mengungkapkan rasa penyesalanya itu . Nisa berusaha tenang setenangnya , sambil berusaha terus mencairkan suasana , walau hatinya semakin bingung saat lihat zaki seperti ngerasa tak ada apa-apa .

Zaki : Anda saja seperti ini >setiker orang ciuman ( Dalah hatinya juga deg degan , apakah nisa marah atau tidak , Zaki menyadari bahwa bagaimanapun keputusan Nisa untuk tidak pacaran dulu, harus di hormati )
Nisa : Ngerasa dapat kesempatan untuk mengungkapkan perasaanya " Bahwa nisa cinta dengan Zaki, Nisa sayang dengan Zaki, Nisa tak mau kehilangan zaki , nisa membalas stiker ciuman zaki dengan Stiker ciuman juga , tapi stiker nisa di tutupi .

 Suasanapun seketika menjadi Cair , Apa yang di kawatirkan Zaki , bahwa Nisa tak akan menganggap Zaki lagi , karena Nisa akan konsentrasi ke studi dan meninggalkan Zaki ternyata tak terbukti . Begitupun Nisa , apa yang di kawatirkanya tentang Zaki Kecewa karena cintanya di kesampingkan ,Zaki akan meninggalkan Nisa ternyata tak terbukti . Zaki masih seperti biasa dan tetap akrab dan tidak neko-neko walaupun mereka sudah saling mengatakan jatuh cinta .

Zaki : Suruh nyium kening malah gigit kuping ( Zaki komentari stiker nisa yang mirip orang ciuman tapi di tutupi gambar hati )
Nisa : Siapa yang gigit kuping ?
Zaki : Lah itu stikernya kan gigit kuping , Coba di amati dech... tuh kamu gigit kupingku .
Nisa : Apa iya , menurutku bukan ?
Zaki : Iya nisa, menurutmu apa ?

Ngerasa malu untuk menyampaikan jawaban , nisa mengirimkan Stiker menangis , di samping untuk mengalihkan pembahasan , kebetulan Hp nisa yang lawbat. Tapi hati nisa sudah ringan , karena apa yang di rasakan kini sudah dapat jawaban .

Nisa : Stiker menangis
Zaki : Ada apa nisa, ?
Nisa : Batreyku lemah .
Zaki : Oh ya sudah bubu dulu nisa .
Nisa : Iya... ( Hatinya gembira , lolos dari intogasi Zaki sekaligus dapat jawaban atas kegundahan hatinya :

Menjelang matinya hp nisa , mereka masih sempat bencanda , ngalur ngidul, pokoknya bahagianya di habis habiskan . Hingga akhirnya mereka saling kirim ciuman pertama lewat chating .
Nisa : Kirim Stiker cium
Zaki : Iya nisa ku simpan kecupanya .
Nisa : Kirim Kecupan lagi sampai 3 x " Muach Muach Muach "
Zaki : Balas juga 3 x " Muach Muach Muach "

Obrolan berakhir , Hp nisa tak tertolong lagi , Tapi Komunikasi hari telah menjawab semuanya , bahwa Mereka sudah saling cinta dan tak bisa kehilangan satu sama lainya . Ciuman ini adalah ciuman pertama mereka selama berhubungan . Itupun masih malu-malu dan terjadi di akhir pertemuan menjelang hp nisa mati .

Bersambung :
Hanya kisah fiktif belaka , jika ada kesamaan nama dan tempat , semata semata hanya hiburan dan bukan untuk menjatuhkan .
JODOH " Setinggi apapun  standar kamu tentang calon pasangan , akan kalah saat kamu jatuh cinta tanpa alasan "  
Comments
0 Comments
Breaking News
Loading...
Kirim Puisi
Press Esc to close
Copyright © 2013 Puisina.Com All Right Reserved